GRESIK – Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum emas bagi keluarga besar SMK Hidayatul Ummah (SMKHU) Balongpanggang untuk memperkuat kepedulian sosial. Pada Sabtu (14/03/2026), sekolah yang dikenal sebagai SMK Pusat Keunggulan ini sukses menggelar agenda mulia bertajuk “Light up Ramadan: Satukan Hati dalam Indahnya Berbagi dan Kebersamaan”.
Kegiatan yang berlangsung semarak namun khidmat ini memadukan tiga agenda utama, yakni pembagian takjil secara massal, pemberian santunan kepada anak yatim, serta buka puasa bersama. Acara ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni lingkungan internal sekolah dan area depan Smekhumart, unit usaha kebanggaan SMK Hidayatul Ummah yang menjadi ikon kewirausahaan siswa.
Aksi Simpati di Depan SMEKHUMART
Sejak sore hari, keceriaan tampak di wajah para siswa dan guru yang bersiap di pinggir jalan. Dengan senyum ramah, mereka menyapa para pengendara dan masyarakat yang melintas di depan Smekhumart. Tak kurang dari 500 paket takjil ludes dibagikan hanya dalam waktu singkat.
Kepala SMK Hidayatul Ummah, Yulistiana, S.Kom., M.Pd., yang terjun langsung dalam aksi tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran sekolah di tengah masyarakat.
“Untuk bagi-bagi takjil hari ini, kami menyediakan kurang lebih 500 paket. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pejuang jalanan dan masyarakat sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ini adalah bentuk syukur kami atas segala keberkahan yang diterima sekolah selama ini,” ujar Yulistiana.
Momen Haru Santunan dan Doa Bersama
Usai aksi turun ke jalan, kegiatan berlanjut ke acara inti yang lebih emosional, yaitu santunan kepada puluhan anak yatim. Sebanyak 20 anak yatim hadir sebagai tamu kehormatan. Suasana halaman sekolah terasa teduh saat doa bersama dipanjatkan, memohon keselamatan, keberkahan, serta kemajuan bagi institusi pendidikan tersebut.
Yulistiana menekankan bahwa doa dari anak yatim memiliki makna yang sangat mendalam bagi keberlangsungan SMK Hidayatul Ummah.
“Undangan ada 20 anak yatim. Selain memberikan santunan, kami juga memohon doa tulus dari anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat agar SMK Hidayatul Ummah diberikan kemudahan untuk terus maju dan mencetak generasi yang unggul di masa depan,” tambahnya dengan nada penuh harapan.
Sinergi Guru, Alumni, hingga Mahasiswa PLP
Yang menarik dari kegiatan “Light up Ramadan” tahun ini adalah keterlibatan berbagai elemen. Tidak hanya guru dan siswa aktif, para alumni SMK Hidayatul Ummah juga turut hadir menunjukkan baktinya kepada almamater. Selain itu, mahasiswa PLP dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang sedang bertugas di sekolah juga ikut berpartisipasi proaktif dalam mengorganisir acara.
Sinergi lintas generasi ini ditegaskan sebagai upaya sekolah dalam mempererat tali silaturahmi. Bagi para siswa, keterlibatan mereka dalam aksi sosial ini menjadi laboratorium karakter untuk mengasah rasa empati dan kepedulian sosial (social awareness).
Harapan dan Makna di Balik Tema
Sesuai dengan tema yang diusung, kegiatan ini diharapkan menjadi cahaya (light up) yang menerangi hati setiap individu di keluarga besar SMKHU. Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momen untuk menyatukan hati dalam bingkai kebersamaan.
Melalui agenda rutin ini, SMK Hidayatul Ummah membuktikan diri bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga transfer nilai-nilai kemanusiaan (transfer of values). Harapannya, kegiatan ini membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar dan mendatangkan keberkahan yang melimpah bagi seluruh Civitas Academica SMK Hidayatul Ummah.
Acara ditutup dengan sesi buka puasa bersama yang hangat, mencerminkan kerukunan dan kekeluargaan yang selama ini menjadi pondasi kuat SMK Hidayatul Ummah Balongpanggang.












Leave a Comment