KI 2026: Siswa SMK Hidayatul Ummah Jelajahi Industri & Bali

GRESIK – Pagi yang cerah di awal tahun menjadi saksi keberangkatan ratusan siswa SMK Hidayatul Ummah dalam agenda besar tahunan, Kunjungan Industri (KI) 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, halaman sekolah sudah dipadati oleh 214 siswa kelas X yang tampak gagah dengan seragam almamaternya, didampingi para wali murid yang turut mengantar dengan penuh antusiasme.

Tepat pukul 08.00 WIB pada Senin (05/01), iring-iringan lima bus pariwisata hasil kerja sama dengan TransZata Travel resmi diberangkatkan menuju berbagai lokasi industri strategis di Surabaya, sebelum nantinya melanjutkan perjalanan studi banding menuju Pulau Bali hingga 8 Januari mendatang.

Pesan Mendalam Kepala Sekolah: Jaga Etika dan Almamater

Sebelum keberangkatan, Kepala SMK Hidayatul Ummah, Yulistiana, S.Kom., M.Pd., memberikan wejangan penting dalam upacara pelepasan. Beliau mengapresiasi dukungan penuh wali murid dan kerja keras panitia demi terlaksananya kegiatan ini.

“Terima kasih banyak kepada wali murid yang sedari pagi sudah mengantar putra-putrinya. Kepada anak-anakku, saya berpesan agar selalu berhati-hati dengan barang bawaan, menjaga sikap, dan beretika di manapun berada. Jangan sampai mencoreng nama baik almamater, serta ambillah semua pelajaran berharga dari dunia industri ini,” ujar Yulistiana dengan tegas namun penuh kasih.

Beliau juga menitipkan keselamatan siswa kepada para guru pembimbing dan tim travel agar seluruh rombongan kembali dalam keadaan sehat dan selamat.

Eksplorasi Spesifik Berdasarkan Kompetensi Keahlian

Setibanya di Surabaya pukul 09.00 WIB, rombongan terbagi sesuai dengan jurusan masing-masing untuk mendalami dunia kerja secara nyata:

  1. Jurusan DKV (42 Siswa): Mengunjungi stasiun televisi kebanggaan Jawa Timur, JTV Surabaya. Di sana, para siswa masuk ke dalam studio untuk menyerap materi broadcasting. Keseruan memuncak saat mereka diajak melihat langsung proses live di acara “Stasiun Dangdut”, memberikan gambaran nyata tentang produksi program televisi.

  2. Jurusan TKR dan TSM (124 Siswa): Bertandang ke Kafasharkan Kodiklatal V Surabaya. Para siswa teknik ini berkesempatan mempelajari mesin perkapalan dari skala kecil hingga raksasa. Mereka juga disuguhi pemutaran film edukasi mengenai proses perakitan kapal hingga sejarah legendaris Kapal Dewa Ruci.  

  3. Jurusan Akuntansi (48 Siswa): Mengunjungi Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya. Di sini, para siswa mendalami materi manajemen koperasi dan strategi pengembangan UMKM, serta berkesempatan mengunjungi galeri produk untuk melihat siklus ekonomi kreatif secara langsung.

Menuju Pulau Dewata untuk Studi Budaya

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi, terutama saat sesi tanya jawab di lokasi industri. Banyak siswa yang proaktif menanyakan relevansi pelajaran di sekolah dengan praktik di lapangan. Setelah sesi foto bersama di tiap industri selesai pukul 13.00 WIB, rombongan kembali berkumpul untuk melanjutkan perjalanan darat menuju Pulau Bali.

Kegiatan di Bali direncanakan menjadi sarana edukasi budaya dan rekreasi bagi siswa untuk melepas penat sekaligus mempererat kekeluargaan antar-jurusan sebelum kembali ke rutinitas belajar.

Harapan dan Pesan Moral

Kegiatan Kunjungan Industri ini diharapkan mampu membuka cakrawala berpikir siswa bahwa tantangan di dunia kerja membutuhkan kedisiplinan dan karakter yang kuat. Melalui Kunjungan Industri, SMK Hidayatul Ummah membuktikan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara teori, namun juga memiliki wawasan praktis yang luas.

Selamat bertugas bagi para pembimbing, dan selamat belajar bagi para siswa. Semoga perjalanan ini membawa berkah dan menjadi bekal berharga untuk masa depan.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment