SMK Hidayatul Ummah Balongpanggang, Gresik, kembali menghadirkan nuansa berbeda dalam acara pelepasan siswa kelas XII. Di tengah maraknya tren perpisahan dengan kemasan megah dan biaya besar, sekolah ini justru memilih menggelar kegiatan yang sederhana namun sarat makna.
Sebanyak 162 siswa angkatan ke-24 resmi dilepas dalam sebuah momen kebersamaan bersama keluarga besar sekolah, Rabu (21/5/2025). Kepala SMK Hidayatul Ummah, Yulistiana, S.Kom., M.Pd., menegaskan bahwa esensi perpisahan bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan nilai reflektif yang dapat dikenang para siswa.
“Justru dalam kesederhanaan, makna sejati perpisahan hadir. Pelepasan tidak perlu menguras biaya jutaan rupiah, yang terpenting adalah memberi ruang refleksi bagi siswa atas perjalanan belajar mereka,” ungkapnya.
Menurut Yulis, keberhasilan siswa tidak lahir dari hingar-bingar seremonial, melainkan dari semangat belajar, ketekunan, dan keikhlasan selama proses pendidikan. Hal inilah yang membuat pelepasan tahun ini berkesan, karena dibarengi dengan capaian luar biasa para siswa.
Angkatan ke-24 berhasil menorehkan berbagai prestasi, baik di tingkat kabupaten hingga nasional. Bahkan beberapa siswa dinyatakan lolos program kerja ke Jepang melalui LPK Omoiyari, yang menjadi bukti bahwa kualitas diukur dari isi dan karakter, bukan sekadar kemasan.
“Harapan kami, ilmu dan nilai kehidupan yang diperoleh di sekolah dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” tambahnya.
Sulis, perwakilan wali murid kelas XII, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dedikasi sekolah serta para guru. “Alhamdulillah, anak saya diterima magang di Jepang selama tiga tahun. Sebagai orang tua tentu sangat bangga,” ujarnya haru.
Ia juga memohon doa restu kepada seluruh guru agar putranya, Haris, senantiasa diberi kelancaran dalam menapaki jalan baru di negeri sakura.












Leave a Comment