GRESIK – Suasana khidmat menyelimuti halaman SMK Hidayatul Ummah pada Jumat pagi (19/12). Ratusan wali murid dari kelas X, XI, hingga XII berkumpul dalam agenda penting bertajuk “Parenting: Peran Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Anak”. Acara ini menjadi momentum krusial untuk mempererat komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua demi masa depan siswa yang lebih cerah.
Awali Kegiatan dengan Spiritual dan Kebersamaan
Tepat pukul 07.00 WIB, rangkaian acara dibuka dengan pembacaan Istighosah yang dipimpin oleh Bapak Moh. Zamroni, S.Hi., M.Pd.I. Lantunan doa yang menggema menciptakan suasana tenang dan fokus sebelum memasuki sesi inti. Meski kegiatan kali ini dilaksanakan di halaman sekolah berbeda dari biasanya yang bertempat di aula, para wali murid tetap menunjukkan antusiasme yang luar biasa.
Komitmen Sekolah dalam Mengawal Masa Depan Siswa

Kepala SMK Hidayatul Ummah, Yulistiana, S.Kom., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas perubahan lokasi acara. Beliau menegaskan bahwa SMK Hidayatul Ummah berkomitmen penuh dalam mengawal pendidikan siswa, baik yang ingin langsung bekerja maupun melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS).
“Kami akan terus mengawal putra-putri Bapak/Ibu semua agar bisa mencapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun, kami juga memohon kerja sama Bapak/Ibu dalam hal kelengkapan administratif. Terutama bagi kelas X yang akan segera melaksanakan Kunjungan Industri (KI), serta kelas XI yang sedang menjalani PKL agar tanggungan administratif segera diselesaikan supaya siswa tidak merasa terbebani saat fokus praktik,” urai Yulistiana.
Beliau juga menekankan bahwa peran sekolah terbatas pada jam pelajaran, sehingga pengawasan di rumah menjadi kunci utama perkembangan karakter siswa.
Pesan Mendalam: Parenting Bukan Sekadar Nilai Rapor
Sesi materi inti disampaikan oleh Waka Kesiswaan, Moh. Adlan Arief, S.Ag. Beliau mengupas tuntas hakikat parenting sebagai proses utuh dalam mendidik dan membimbing anak sejak lahir hingga dewasa. Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal angka di atas kertas, tapi tentang pemenuhan kebutuhan emosional dan sosial.
“Parenting adalah proses jangka panjang untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai positif. Kami berharap Bapak/Ibu terus memberikan dukungan (support) kepada anak-anak dan tidak bereaksi berlebihan mengenai masalah nilai rapor. Yang lebih penting adalah bangun komunikasi yang baik, luangkan waktu untuk sering mengobrol dengan anak agar mereka merasa didengarkan,” pesan Adlan Arief di hadapan peserta yang proaktif.
Beliau juga menitipkan pesan menyentuh agar para wali murid turut mendoakan para guru agar senantiasa diberikan kesehatan dan kesabaran ekstra dalam mendidik putra-putri mereka setiap hari.
Apresiasi Prestasi dan Pembagian Rapor
Suasana berubah menjadi haru dan bangga saat memasuki sesi pengumuman juara kelas dari tiap jurusan. Para siswa berprestasi dipanggil ke depan untuk menerima apresiasi atas kerja keras mereka selama satu semester. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara pihak sekolah, orang tua, dan para juara kelas sebagai bentuk kenang-kenangan dan motivasi.



Harapan untuk Masa Depan
Melalui kegiatan parenting ini, SMK Hidayatul Ummah berharap tercipta ekosistem pendidikan yang sehat. Pendidikan karakter yang dimulai dari meja makan di rumah dan dilanjutkan di bangku sekolah diharapkan mampu melahirkan individu yang tidak hanya kompeten secara skill, tetapi juga mandiri dan bertanggung jawab.
Karena pada akhirnya, keberhasilan seorang anak adalah hasil dari doa ibu-bapak yang tak putus dan bimbingan guru yang tak lelah.












Leave a Comment